Kisah dr. Erickson, Spesialis Penyakit Jiwa yang Ditentang Keluarga

Jakarta –

Di ruangan yang cukup luas di rumahnya, Erickson mulai memainkan sebuah lagu. Sederet nada tersemat begitu jemarinya dengan lincah menekan tombol apa pun yang diinginkannya. Ternyata iramanya bukan melodi biasa. Erickson mengatakan, lagu tersebut ia ciptakan khusus tanpa lirik untuk para pengidap skizofrenia.

Erickson Arthur Siahaan adalah seorang spesialis psikiatri. Setelah mengenyam pendidikan di Universitas Indonesia, kini ia bekerja di tiga rumah sakit berbeda di kawasan Cileungsi, Jawa Barat. Meski terbilang muda, ia telah melakukan inovasi di bidang kesehatan mental. Bukan suatu kebetulan jika temuan mereka bahkan didaftarkan di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada tahun 2022.

Karyanya seolah menjadi bukti bahwa impiannya untuk melayani para penderita gangguan jiwa bukan sekadar ungkapan. Sore itu, tim Sosok detikcom menyebut, pertemuannya dengan masalah kejiwaan menarik perhatian Erickson untuk membantunya. Baginya, keberhasilannya dalam menyembuhkan pasien gangguan jiwa merupakan sebuah prestasi yang membahagiakan.

“Iya, mungkin aku tidak bisa memberikan dampak yang luar biasa, atau mengubah hidup seseorang secara drastis. Tapi kalau mereka merasa ada yang peduli, bantuan itu ada, ada yang mau jadi pendengar yang baik, sedikit demi sedikit hanya sedikit yang bisa berubah.. Dari mereka yang tadinya merasa putus asa, merasa tidak punya harapan lagi, merasa hidup sudah tidak berguna lagi, lambat laun jika bisa berubah bisa lebih menikmati hidup, ada rasa puas dalam diriku Ya, itu adalah perasaan kepuasan yang “tidak dapat dinilai dengan uang atau materi,” kata Erickson.

Antusiasme inilah yang akhirnya mendorong Erickson untuk mengambil peran utama dalam pembuatan modul bertajuk Terapi Musik Pertama untuk Penderita Gangguan Jiwa di Indonesia. Untuk menyelesaikan tesisnya sebagai dokter spesialis, ia menyusun panduan ini, yang berisi tentang metode penyembuhan jiwa dengan bantuan nada. Di dalamnya modul ini berisi serangkaian daftar kegiatan penyembuhan, metode dan penggunaan jenis musik untuk memahami perasaan penderita.

Diakuinya modul ini merupakan model pertama yang masih perlu dikembangkan. Ia juga mengatakan, kemampuan terapis dalam memainkan alat musik menjadi kunci terpenting. Namun, ia mengatakan, seorang dokter tidak perlu menjadi ahli musik untuk mempraktikkan metode penyembuhan menggunakan teknik yang ditemukan Erickson.

“Jadi memang butuh skill musikal, skill dasar. Minimal kita tahu nada-nada do-re-mi-fa-sol-la-si-do, dan kita juga tahu ritmenya, temponya. Dan kita juga bisa memainkan mainnya. notes., nada-nada kecil agar kita bisa bermain-main dengan perasaan,” ucapnya.

Di balik kesuksesan Erickson dalam berinovasi terdapat sesuatu yang diyakininya dapat menjadi faktor penting yang dapat mempercepat proses penyembuhan bagi mereka yang menderita penyakit mental. Faktor ini sangat krusial bahkan dia sendiri pernah mengalaminya. Meski dia bukan seorang pasien, melainkan seorang penyembuh.

Pandangan masyarakat yang berprasangka buruk terhadap mereka yang jiwanya terluka masih menjadi momok besar. Erickson menemukan hal ini sendiri ketika dia ingin belajar psikologi. Ia mengaku keluarganya tidak setuju saat memutuskan untuk mengikuti pelatihan khusus kedokteran jiwa.

“Ada yang bilang masyarakat kurang bersyukur, kurang beriman, atau juga begitu terpinggirkan, banyak orang yang terpinggirkan sehingga tidak seharusnya berada di sekitar orang-orang yang tidak punya hak untuk hidup. menderita gangguan jiwa.” Nah, itulah stigma-stigma yang sering terjadi di masyarakat. Saya ingin menghancurkannya perlahan. Tidak mungkin saya bekerja di sini sendirian, dibutuhkan juga tenaga kesehatan lain, psikiater, psikolog, serta pemerhati, pekerja sosial, dan aktivis, untuk “Kita sama-sama bisa menggaungkan bahwa kesehatan mental adalah hak semua orang,” pungkas Erickson. . (Lihat lihat)

5 Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut yang Telan Banyak Nyawa Anak Indonesia

Sg Cheap Contact Lens – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, total kasus gagal ginjal akut di Indonesia mencapai 241 kasus, dimana 133 orang diantaranya meninggal dunia. Kasus tersebut melibatkan penyerangan terhadap anak-anak termasuk anak-anak.

Kementerian Kesehatan sendiri masih belum mengetahui penyebab gagal ginjal parah yang merenggut nyawa ratusan anak tersebut. Namun, mereka menyarankan orang tua untuk terus memantau. Hal itu juga disebut tidak ada hubungannya dengan Covid-19.

Lantas, apakah penyakit ini benar-benar bisa disembuhkan? Menurut ilmu kedokteran, ada banyak cara untuk mengobati gagal ginjal akut dan berikut informasi lengkapnya.

Lakukan dialisis.

Akumulasi racun dalam darah memaksa pasien memerlukan cuci darah atau cuci darah. Perawatan sementara ini berfungsi membuang racun dan kelebihan air dari tubuh. Dengan demikian, gagal ginjal akut bisa diobati.

Ini mengembalikan kadar kalsium.

Gagal ginjal akut diketahui menurunkan kadar kalsium darah. Oleh karena itu, untuk menghilangkannya, penderita perlu diberikan infus atau obat untuk mengembalikan mineral tersebut dalam darahnya.

Kontrol kalium darah

Kerusakan ginjal membuat sulit menyaring kalium dari darah sepenuhnya. Oleh karena itu, obat kalsium, glukosa, atau natrium polistiren sulfonat dapat diberikan kepada penderita gagal ginjal berat. Tujuannya adalah untuk mengontrol kadar kalium dalam darah.

Bagikan jumlah cairan secara merata

Jika gagal ginjal akut disebabkan oleh kekurangan cairan dalam darah, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk menerima cairan infus (IV).

Sebaliknya, jika penyakit ginjal parah disebabkan oleh penumpukan air berlebih, dokter akan meresepkan obat diuretik yang berfungsi membuang kelebihan air tersebut.

Ikuti diet khusus

Selain pemberian obat, penderita gagal ginjal berat juga akan disarankan untuk menjalani pola makan khusus. Tujuannya adalah untuk mengurangi penumpukan racun.

Diet khusus untuk gagal ginjal akut melibatkan konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan rendah protein. Kurangi penggunaan garam dan natrium dan kalium; Minum suplemen kalsium secara teratur.

Pengobatan gagal ginjal akut di atas tidak akan berhasil tanpa gaya hidup sehat. Pastikan untuk memantau diri Anda sendiri di rumah, seperti rutin mengikuti pola makan dan mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.

Jangan lupa untuk menimbang berat badan secara rutin, mencatat berapa banyak air yang diminum dan seberapa sering buang air kecil setiap hari, serta membatasi asupan air untuk mencegah retensi air. Oleh karena itu, kemungkinan pemulihan dari gagal ginjal akut mungkin lebih besar.

Apa Itu Obat Supositoria? Mengenal Pengganti Obat Sirup untuk Pengobatan

Sg Cheap Contact Lens – Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran resmi kepada petugas kesehatan dan apotek untuk tidak memberikan sirup apapun kepada masyarakat. Sebaliknya, Kementerian Kesehatan mengusulkan sub-judul. Apa itu obat resep?

Merangkum dari berbagai sumber, nampaknya imbauan Kementerian Kesehatan ini dikeluarkan tanpa batas waktu. Artinya, masyarakat tidak menemukan obat sirup untuk anak di apotek dan toko obat resmi.

Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia. Penggunaan obat sirup diduga menjadi penyebabnya. Namun hal tersebut belum terbukti secara ilmiah dan tim sedang melakukan penelitian lebih mendalam.

Sampai dengan hasil pemeriksaan, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan obat dalam bentuk sirup, dan tidak menggunakan pil atau supositoria atau obat yang dimasukkan melalui dubur.

Apa itu obat resep?

Dirangkum dari laman WebMD: Supositoria adalah cara lain untuk memberikan obat ke tubuh. Obat jenis ini tidak ditelan, melainkan dimasukkan ke bagian bawah tubuh seperti anus atau vagina, sehingga berbentuk kecil, bulat, atau mengerucut untuk memudahkan prosesnya.

Supositoria mungkin bukan produk obat paling ramah yang pernah Anda gunakan, tetapi supositoria cocok untuk obat-obatan yang tidak dapat Anda telan atau tidak dapat diserap dengan baik di perut atau usus Anda.

Substrat terbuat dari bahan seperti gelatin atau mentega kakao yang melapisi obat. Suhu tubuh mencair dari luar dan perlahan melepaskan obat ke dalam tubuh Anda.

Supositoria rektal dimasukkan melalui tubuh bagian bawah atau anus. Panjangnya sekitar satu inci dan ujungnya membulat atau berbentuk peluru. Anda dapat menggunakannya untuk mengobati: Alergi, Kecemasan, Sembelit, Demam, Wasir, Mabuk, Mual, Sakit dan gatal-gatal. Masalah kesehatan mental seperti skizofrenia atau gangguan bipolar

Ada juga penyangga vagina berbentuk oval. Anda dapat menggunakannya: Infeksi bakteri atau jamur Kekeringan vagina Alat kontrasepsi

Mengapa menggunakan media?

Anda mungkin memerlukan supositoria jika obat atau Anda termasuk dalam salah satu kategori berikut: Tidak dapat menelan obat Muntah dan tidak dapat menelan pil atau cairan Rasa obat sulit untuk diminum.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu subtitle. Semoga informasinya bermanfaat.

RSCM Sediakan TPS Khusus pada Pemilu 2024, 235 Orang Gunakan Hak Suaranya

Sg Cheap Contact Lens, Jakarta – Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ditetapkan sebagai Tempat Pemungutan Suara Khusus (PSP) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat pada tahun ini.

Oleh karena itu, telah ditetapkan TPS khusus kode 901 di rumah sakit ini untuk memudahkan proses pemilihan warga yang beraktivitas di RSCM, termasuk pasien kami, kata Manajer Hukum dan Humas RSCM Uud Kahiono saat ditemui di RSCM. Jakarta Pusat pada Rabu 14.02.2024.

Mengenai prosedur pemungutan suara, Wood mengatakan bahwa prosedurnya sama dengan TPS lainnya: “Kami laporkan bahwa pemilih yang terdaftar di RSCM sebagian besar adalah pegawai yang berdomisili di luar Jakarta. , kami telah memasukkannya sebagai daftar pemilih tetap (PRL).”

Setelah penetapan DPT, RSCM memasukkan DPT tambahan. Ini terdiri dari karyawan yang sangat ingin memilih di sini dan pasien. “Jadi kami menawarkan pasien karena itu haknya untuk bisa memilih di RSKM. Ini dilakukan paling lambat 7 Februari sesuai aturan KPU,” ujarnya.

Wood menegaskan, secara umum prosedurnya kurang lebih sama dengan pemungutan suara di TPS lainnya. Bedanya, TPS khusus ini hanya diperuntukkan bagi DPT khusus.

Lebih lanjut dia mengatakan, setiap TPS memiliki batasan DPT sebanyak-banyaknya 300 orang. Dan di TPS RSCM pada Pemilu 2024, DPTnya berjumlah 235 orang. “Data kami ada 235 DPT dan tambahan 123 DPT,” imbuhnya.

Sebelumnya, jika terdapat kelebihan DPT, direncanakan opsi penambahan TPS. Namun pada hari pemungutan suara, ternyata DPT yang didaftarkan cukup untuk satu TPS. Tempat pemungutan suara khusus RSCM terletak di aula gedung A RSCM. Hal ini dapat diakses oleh pasien yang mampu, keluarga pasien dan tenaga kesehatan (telanjang).

Sementara itu, ada pendekatan lain bagi pasien yang tidak bisa turun ke lobi karena memakai peralatan medis dan kondisi yang tidak memungkinkan. Akses yang diberikan berupa TPS mobile tempat petugas CPPS mengunjungi pasien. Dan jumlah pasien yang membutuhkan TPS untuk angkat bola kurang dari 10 orang.

8 Pakar Pangan Sebut Air Galon Kemasan Polikarbonat Aman Dikonsumsi

Sg Cheap Contact Lens – Setidaknya 8 pakar teknologi, keamanan pangan, dan kimia dari universitas terkemuka di Indonesia menyatakan botol air galon berbahan polikarbonat (PC) masih aman dikonsumsi manusia. Menurut mereka, bahan baku kemasan galon yang terkomputerisasi aman untuk air minum dalam kemasan yang dapat digunakan kembali. Spesialis Teknologi Produk Polimer/Plastik dan Kepala Laboratorium Teknologi Green Polymer Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Univ. Prof. Dr. Mochamad Khalid, S.Si., M.Si. Eng., dikonfirmasi.

Kelebihan BPA dihilangkan dari tubuh. Sementara itu, pakar teknologi pangan IPB Dr Eko Hari Pornomo menyatakan BPA dalam satu galon air minum dalam kemasan PC tidak menimbulkan risiko kesehatan. PC yang mengandung BPA digunakan untuk galon air minum karena sifatnya yang keras, kaku, transparan, mudah dibentuk, dan relatif tahan panas. “Menurut data yang ada, penggunaan kemasan galon jenis ini tidak menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan, khususnya dari segi BPA.” Khususnya bagi hewan akuatik, potensinya sangat kecil mengingat BPA tidak larut dalam air, kata Eco. “Pada saat yang sama, berbagai penelitian menunjukkan bahwa migrasi BPA dari galon PC ke air minum, khususnya air, masih jauh di bawah batas migrasi yang diizinkan,” tambahnya. Ahmed Zainal Abidin, pakar kimia dan polimer Institut Teknologi Bandung (ITB), mengemukakan, BPA dan PC adalah dua hal yang berbeda. Kebanyakan orang memiliki prasangka tentang bahan kemasan plastik PC dan BPA.

Menurutnya, BPA sebenarnya ada dalam proses pembuatan plastik komputer.

Dosen Biokimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Siafudin menemukan, Bisphenol A (BPA) juga terlepas dari kemasan makanan yang tidak sengaja dimakan konsumen. BPA diubah menjadi senyawa lain di hati, sehingga mudah dikeluarkan melalui urin, ujarnya.

“Jika tubuh kita tidak sengaja menelan BPA, seperti pada air minum kemasan yang mengandung BPA, maka akan keluar juga. Hati mengandung glukuronidase, enzim yang mengubah BPA menjadi senyawa lain yang mudah dikeluarkan dari tubuh melalui urin, ujarnya.

Syaefudin menambahkan, BPA sebenarnya memiliki waktu paruh biologis. Artinya, misalnya 10 unit BPA masuk ke dalam tubuh, maka hanya 5 unit yang bertahan di dalam tubuh selama 5-6 jam.

“Setengahnya lagi dikeluarkan dari tubuh. Artinya, zat-zat yang berpotensi menjadi racun di dalam tubuh justru berkurang, ujarnya.

Ahli teknologi pangan dan guru besar ilmu dan teknologi pangan IPB, Prof. Menurut Fardiaz, sebenarnya perpindahan bahan kontak pangan ke produk pangan sudah diatur dalam peraturan kemasan pangan BPOM tahun 2019.

Beberapa barang yang diwajibkan bebas bahan kontak makanan dalam aturan tersebut antara lain tidak hanya kemasan komputer yang mengandung BPA, tetapi juga peralatan makan dan minuman melamin, kemasan makanan plastik polistiren (PS), dan produk timbal (Pb). ) kemasan pangan, kadmium (Cd), kromium VI (Cr VI), merkuri (Hg), senyawa polivinil klorida (PVC) ftalat, kemasan pangan polietilen tereftalat (PET), serta kertas dan karton berbahan senyawa ftalat. Kemasan makanan. Menurutnya, khusus terkait BPA, Peraturan Kemasan Pangan BPOM Tahun 2019 sudah sesuai dengan ketentuan Keamanan Pangan, TDI (yang membentuk Otoritas Keamanan Pangan yang disebut Konsumsi Sehari-hari Berkelanjutan). Batasan maksimal migrasi BPA adalah 0,6 bagian per juta (bpj, mg/kg).Pada pertengahan tahun lalu, BPOM juga melakukan uji migrasi BPA pada AMDK berbasis PC dan ternyata hasilnya relatif rendah, ujarnya. . bertekad. Persyaratan kadar air.

“Setelah dilakukan perhitungan, diketahui paparannya lebih rendah dari itu,” ujarnya. “Artinya relatif aman.” . Standar keamanan.

“Air galon polikarbonat relatif aman digunakan dan tidak perlu diberi label bebas BPA,” kata Prof. Ir. MS, C.Ht Ahmad Sulaiman mengatakan, kini tidak perlu lagi menambahkan label BPA, karena kini sudah sangat aman, termasuk label daur ulang dengan nomor dan nama bahan kemasan di bagian bawah botol minuman. Wakil Ketua Codex Alimentarius Commission (CAC), Prof. Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc, juga peneliti senior Pusat Penelitian Kelautan LPPM IPB, mengatakan peraturan keamanan pangan yang diskriminatif yang hanya menargetkan satu produk bukanlah prinsip manajemen yang baik. Menurut dia, hal ini dapat menyebabkan kegagalan tujuan kebijakan. Menurut Purviatno, penelitian yang dilakukan terhadap suatu produk saja tidak cukup untuk menyimpulkan berbahaya bagi kesehatan.

“Kalau bicara risiko keamanan pangan, risikonya bukan ada atau tidaknya kandungan BPA dalam produk, tapi seberapa banyak masyarakat terpapar BPA,” ujarnya.

WHO Ungkap 3 Jenis Kanker Pemicu Kematian Terbanyak di Dunia

Jakarta –

Sampai saat ini, flu menjadi penyakit yang ditakuti banyak orang. Hal ini tidak mengherankan mengingat kanker merupakan salah satu penyumbang kematian terbesar di dunia.

Kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal dan tidak terkendali sehingga menimbulkan tumor yang merusak jaringan sehat di sekitarnya. Hal ini disebabkan oleh perubahan genetik pada sel. Namun hingga saat ini, penyebab mutasi genetik tersebut belum diketahui secara pasti.

Kanker dibagi menjadi beberapa jenis, tergantung pada lokasi darahnya. Semua jenis kanker dapat mengancam jiwa. Namun, ada beberapa jenis kanker yang lebih umum dan lebih mematikan dibandingkan jenis kanker lainnya.

Berdasarkan situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), berikut tiga jenis penyakit yang menjadi penyebab kematian utama di dunia.1. Kepiting

Kanker adalah kanker paling umum yang menyerang manusia di dunia. WHO menyebutkan akan ada sekitar 2,5 juta kasus kanker baru pada tahun 2022, atau 12,4 persen dari seluruh kasus kanker baru.

Tak hanya itu, penyakit kanker juga menjadi jenis kanker dengan jumlah kematian tertinggi. Pada tahun 2022, kanker akan membunuh sekitar 1,8 juta orang, atau 18,7 persen dari seluruh kematian akibat kanker.

Seperti namanya, kanker paru merupakan penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya sel-sel pada paru-paru. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker paru antara lain: Kebiasaan merokok, perokok berat, dan bukan perokok.

Kanker tidak memiliki gejala awal. Namun jika lebih parah, penyakit ini dapat menimbulkan gejala seperti: Batuk yang tidak kunjung berhenti Batuk darah Sesak napas Nyeri ngilu Nyeri tulang Nyeri ngilu yang tidak jelas penyebabnya 2. Kanker Payudara

Kanker merupakan jenis kanker kedua yang paling umum terjadi di dunia. Pada tahun 2022, diperkirakan terdapat 2,4 juta kasus baru kanker payudara, atau 11,6 persen dari seluruh kasus kanker baru.

Namun, kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum menyerang wanita. Kanker ini juga menyebabkan sekitar 670 ribu kematian atau 6,9 persen dari seluruh kematian akibat kanker.

Beberapa faktor risiko kanker payudara antara lain: Obesitas Pertambahan usia Riwayat keluarga mengidap kanker payudara Kanker pada salah satu payudara Mewarisi gen yang meningkatkan risiko kanker, seperti BRCA1 dan BRCA2 Paparan radiasi Menstruasi pada usia dini Memiliki anak pada usia tersebut 30 tahun ke atas Efek terapi hormon, yang sering digunakan untuk mengatasi gejala akibat menopause.

Nah, beberapa gejala yang bisa ditimbulkan dari kanker payudara adalah: Benjolan atau penebalan di sekitar payudara Perubahan ukuran, bentuk dan tekstur payudara Puting “menetes” atau terbalik Perubahan kulit seperti munculnya lesung pipit pada payudara. Iritasi atau kemerahan pada payudara

Berikutnya: Kanker payudara atau usus besar Saksikan video “Dapatkah tes pergelangan tangan wanita membantu mendeteksi kanker payudara?” (ath/kna)

Tak Cuma Indonesia, 4 Negara Ini Juga Alami Kematian Anak karena Gagal Ginjal Akut Misterius

Sg Cheap Contact Lens – Kasus gagal ginjal akut (AKI) misterius yang akhir-akhir ini sedang naik daun, tidak hanya terjadi di Indonesia. Beberapa negara melaporkan hal yang sama: kematian bayi akibat penyakit ginjal akut yang misterius.

Hingga 18 Oktober 2022, Indonesia melaporkan 99 kematian anak terkait gangguan ginjal atau gagal ginjal akut. Sebagai tanggapan, pemerintah menarik kembali obat tersebut, yang ditemukan terkontaminasi dengan etilen glikol dan menyebabkan masalah ginjal akut yang misterius pada sirupnya.

Ternyata, kasus gagal ginjal tidak hanya terjadi di Indonesia. Negara-negara lain pun juga mengalami hal serupa.

“Kasus ini bukan hanya terjadi sekarang, sudah berlangsung lama. “Ada kasus di awal tahun dan puncaknya meningkat pada Agustus tahun lalu,” jelas dr Eka dalam webinar kesehatan, Jumat (21/10/2022). Dokter merawat pasien anak gagal ginjal akut di Unit Perawatan Intensif Anak RSUD Zainal Abidin, Aceh, Jumat (21/10/2022). [DI FOTO/Ampelsaa/ponsel].

1. Gambia

Seperti kita ketahui, tidak hanya Indonesia yang menghadapi permasalahan seperti itu, Gambia juga merupakan negara yang mengalami kondisi serupa. Beberapa anak di Gambia menderita masalah ginjal akut misterius yang menyebabkan kematian.

2. Amerika Serikat

Dr Eka mengatakan Amerika Serikat merupakan negara dengan permasalahan penyakit ginjal akut yang misterius. Menurut Clinical Journal of American Society of Nephrology pada tahun 2013, masalah AKI diamati pada 0,39 persen atau setara dengan 10.322 pasien yang dirawat. Gejala klinisnya antara lain syok, sepsis, penyakit hati, dan gangguan perdarahan.

3. Uganda

Selain Amerika, Uganda juga menjadi negara yang mendaftarkan vaksin MMR pada tahun 2013. Dari 2.055 pasien yang memiliki gejala, 278 atau sekitar 13,5 persen menderita AKI, menurut data.

Sementara itu, AKI berat terjadi pada pasien gastroenteritis (28,6%) dan berat badan rendah (20,7%). Sekitar 25 persen pasien meninggal selama dirawat di rumah sakit, dan jumlah pasien tanpa AKI sekitar 9,9 persen. Prediktor kematian pada anak ini antara lain pneumonia, proteinuria, dan HIV.

4.Bangladesh

Bangladesh juga menjadi negara yang mengalami permasalahan MMR pada bulan Januari hingga Desember 2015. Dilaporkan sekitar 731 anak dirawat di rumah sakit karena diare. Selain itu, kondisi lain yang diamati adalah dehidrasi, sepsis, dan hipernatremia. Kondisi ini juga dikaitkan dengan masalah sepsis dan pneumonia.

Happy Jadi Petugas KPPS? Catat Pesan Dokter Agar Tak Kolaps saat Bertugas

Jakarta –

Baru-baru ini, kisah kebanggaan seorang petugas KPPS (Partai Penyelenggara Pemilu) viral di media sosial. Hal ini menjadi bahan candaan di media sosial, membandingkan antara petugas KPPS dan pegawai pemerintah.

Selamat Lettinapora saudara-saudara, jagalah kekuasaan TPS kalian para senior purnawirawan anggota KPPS 2014-2019, kata salah satu netizen di TikTok dalam momen bahagia.

Selain itu, pakar penyakit dalam Dr. Aru Ariadno, SpPD-KGEH mengatakan, pekerjaan anggota KPPS sangat berat. Apalagi jika melihat Pemilu 2019, sekitar 894 petugas KPPS tewas saat menjalankan tugas dan 5.175 orang lainnya tewas.

Dr Aru mengatakan, gangguan pencernaan terjadi karena terlalu banyak bekerja terkait dengan terlambat makan. Selain itu, dalam model performa tinggi, jenis makanan yang dimakan diabaikan.

“Kesehatan pencernaan seringkali dikaitkan dengan pola aktivitas, seperti terlambat makan atau lupa makan, mengonsumsi makanan yang mengganggu, apalagi jika sudah mengidap penyakit seperti kopi, makanan tidak sehat, alkohol, bahkan merokok,” kata dr. .Ikuti detikcom, Selasa (6/2/2024).

Ia mengatakan, penyakit yang bisa terjadi adalah GERD, penyakit asam lambung, dan maag, atau radang dinding lambung. Dr Aru juga mengatakan bahwa beban kerja berhubungan dengan stres.

Stres yang tidak dikelola dapat berdampak pada sistem pencernaan, terutama lambung.

Dokter Aru mengatakan: “Jika Anda kelebihan berat badan dan sangat lelah, apalagi jika Anda makan lebih sedikit, penderita masalah lambung sering mengeluh mual, perut kembung, sakit perut bahkan sakit perut. Jantung. Kadang muntah menyebabkan masalah jaringan.”

Dengan kata lain, kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, gula darah, dan masalah kesehatan lainnya. Ia menyarankan agar petugas KPPS lebih memperhatikan jenis makanan yang dimakannya.

Apabila petugas KPPS bekerja dalam kondisi berbahaya agar tetap menjalani pengobatan sesuai penyakit yang dideritanya dan menghindari makanan yang dapat menyebabkan kambuhnya penyakit. Dr.

Dr.

Jika Anda merasa kondisi tubuh sedang tidak baik, segeralah pergi ke puskesmas terdekat dan pastikan mengonsumsi makanan sehat seperti memperbanyak sayur mayur dan minum air putih.

Dr. Simak Video “Afik di Pemilu 2019, Jadi Ribuan Petugas KPPS ‘Tumbang'” (avk/kna)

Milenial dan Gen Z Wajib Tahu! Tips Pilih Susu Kaya Nutrisi Supaya Gak Osteoporosis di Usia Muda

Sg Cheap Contact Lens – Osteoporosis atau pengeroposan tulang dianggap sebagai masalah kesehatan bagi para lansia. Namun, orang yang berusia di bawah 50 tahun juga bisa mengalami osteoporosis jika banyak faktor risikonya lho.

Sekretaris Jenderal Persatuan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) Dr. Lily Indriani Octavia, MT, M.Gizi., menjelaskan generasi milenial dan remaja Gen Z lebih rentan terkena osteoporosis.

Pada acara HUT Susu Unleen ke-20 di Jakarta, Kamis (20/10/2022), Dr. Lilly menjelaskan: “Sebagian besar disebabkan oleh proses penuaan dan penurunan hormonal, terutama pada wanita yang memasuki masa menopause sehingga mempengaruhi kepadatan tulang. ” Tanda osteoporosis atau pengeroposan tulang. (Stok Shutter)

Kepadatan tulang secara alami menurun setiap tahunnya sejak usia 30 tahun. Makanya dr Lili mengingatkan kita untuk memanfaatkan ‘penghematan kalsium’ agar tulang tetap kuat di usia 20-30 tahun.

Sumber kalsium terpopuler mudah didapat dari susu, terutama susu untuk meningkatkan kepadatan tulang. Kebutuhan kalsium harian, lanjut dr Lilly, minimal 1.000 miligram.

Sayangnya, Indonesia masuk zona merah karena kekurangan kalsium. Masyarakat Indonesia mengonsumsi kalsium kurang dari 400 miligram per hari, padahal kebutuhannya 1000 hingga 1500 miligram. Selain itu, sering duduk dan bermalas-malasan sehingga meningkatkan risiko. ditambahkan

Saat memilih susu untuk menunjang kepadatan tulang, dokter Lilly menyarankan untuk memilih produk yang rendah gula dan lemak. Tujuannya bukan untuk meningkatkan kadar gula dan kolesterol.

“Selain menyediakan kalsium dan vitamin D, susu juga mengandung protein. Jika tidak mengonsumsi susu yang dirancang untuk pertumbuhan tulang, Anda bisa memilih yang rendah gula dan rendah lemak untuk menghindari diabetes dan kolesterol.”

Sementara itu, Direktur NPD Anleen Haryadi Rahardjo juga mengakui konsumsi susu masyarakat Indonesia paling rendah di Asia Tenggara. Total konsumsinya tidak mencapai 20 liter per tahun.

“Minum susu belum menjadi budaya di Indonesia. Faktanya, konsumsi susu di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan di Malaysia dan Singapura. Dengan adanya pandemi, kesadaran untuk minum makanan sehat pasti ada. Tapi belum ada data yang bisa dilihat. Konsumsi susu sebenarnya meningkat selama pandemi karena “dampak sosio-ekonomi dari pandemi Covid. “Efeknya mungkin juga relevan,” katanya.

Perjuangan Wanita Idap Kanker Paru Stadium 4 di Usia 35, Awalnya Alami Gejala Ini

Jakarta –

Twina Saptarika, penyintas kanker paru-paru asal Bandung, berbagi pengalamannya melawan penyakit tersebut. Wanita berusia 40 tahun itu mengaku merasa sangat bersyukur masih diberikan kesempatan menjalani kehidupan sehari-hari.

Twina mengatakan, dirinya pertama kali didiagnosis mengidap kanker paru-paru pada tahun 2018 saat ia berusia 35 tahun. Saat itu, dia tidak menyangka akan terkena kanker paru-paru karena dia tidak merokok.

“Awalnya saya merasakan nyeri dada sebelah kiri, namun saat itu nyerinya tidak terlalu parah. Sakitnya datang silih berganti. Namun saat itu saya kira karena kelelahan, saya abaikan sedikit dan lebih banyak istirahat,” imbuhnya. . pada konferensi pers Srikandy Cancer. Paru-paru 2024, Senin (2/5/2024).

Awalnya Twina tidak curiga karena mengira nyeri dada yang dialaminya hanyalah rasa lelah biasa. Namun, kondisinya justru semakin memburuk seiring berjalannya waktu dan rasa sakitnya semakin parah setelah kembali beraktivitas.

Alhasil, ia pun langsung memeriksakan diri ke dokter umum. Saat itu, dr Duvina dirujuk ke dokter spesialis paru.

“Saat itu keesokan harinya adalah hari libur nasional dan sulit mencari dokter paru di Bandung karena saat itu banyak orang yang sedang berlibur, jadi saya cari lagi dan alhamdulillah ketemu dokter paru. Di Bandung, tempatnya latihan keesokan harinya,” ujarnya.

“Beliau menyarankan saya untuk segera melakukan rontgen dada. Dari situ dokter memperkirakan saya mengalami efusi pleura di dada kiri sehingga menimbulkan nyeri di dada kiri,” imbuhnya.

Dokter awalnya mendiagnosis Duvina menderita TBC paru, atau TBC, dan menyarankannya untuk menjalani pengobatan selama sekitar satu setengah bulan. Namun pengobatannya tidak efektif dan nyeri dada yang dialaminya semakin parah.

Twina kemudian mencari pendapat dari dokter paru lainnya mengenai kondisi yang dialaminya. Ia menjalani pemeriksaan ulang berupa rontgen dada, pemeriksaan air liur, dan darah.

“Dia bandingkan foto dadanya sebelum dan sesudahnya, tapi tidak ada cairan di dada kirinya. Ada yang mencurigakan dan dia minta CT scan. Tanpa pikir panjang, saya langsung melakukan CT lagi,” tambah Duvina.

“Hasil CT scan yang saya baca menunjukkan ada tumor bahkan bisa berujung pada kanker. Saat itu saya kembali konsultasi ke dokter paru dan dia tidak menjelaskan secara jelas apa yang terjadi pada kedua paru-paru saya,” imbuhnya.

Berikutnya: Hasil syok biopsi

(Shak/Gna)